Elang Cyber Blog

Be Complete

Resistor

Author : » Date : 4 August 2011 » Category : Elektronika » Tags : , » Views : 4551 kali

Hambatan (Resistor)

Hambatan adalah komponen elektronika yang selalu digunakan dalam setiap rangkaian elektronika karena dia berfungsi sebagai pengatur arus listrik. Hambatan disingkat dengan huruf “R” ( huruf R besar ). Satuan Hambatan adalah Ohm, yang menemukan adalah George Simon Ohm ( 1787-1854 ), seorang ahli fisika bangsa Jerman. Hambatan listrik dapat didistribusikan sesuai dengan kebutuhan. Tentunya anda bertanya-tanya, apa itu Hambatan ?, seperti apa bentuknya ?, bagaimna cara kerjanya ?, untuk lebih jelasnya perhatikan uraian dibawah ini.

Sekarang anda lihat gambar 4, nah itu adalah salah satu bentuk dari Hambatan, apa ada yang lain.?, masih banyak bentuk dan jenis dari Hambatan, coba saja anda buka salah satu alat elektronika yang sudah rusak dan tidak terpakai, misalnya charger Handphone anda atau radio saku anda. disitu anda akan lihat banyak sekali Hambatan bertebaran. dari yang berbentuk bulat panjang seperti gambar 4, persegi empat, seperti tapal kuda, atau tombol pengatur suara yang ada di radio tape, itu juga Hambatan. bahkan ada yang berbentuk seperti beras.

gambar4

Gambar 4. Berbagai macam bentuk Hambatan

Perhatikan gambar 5 dibawah, sebuah Hambatan mempunyai jumlah cincin sebanyak 5 diantaranya yaitu cincin pertama, cincinkedua, cincin ketiga (multiflier), cincin keempat (toleransi), dan cincin kelima (kualitas). Nah sekarang mari kita mencoba membaca nilai suatu Hambatan. Pada gambar 5 kita dapatkan bahwa Hambatan tersebut berwarna biru, merah, merah, emas dan merah.

gambar5

Gambar 5. Hambatan

Untuk membaca kode warna Hambatan seperti yang dipermassalahkan diatas, kita mulai menerjemahkan satu persatu kode tersebut. Untuk dapat menentukan nilai warna yang terdapat Hambatan dapat kamu lihat pada tabel 1.

Warna pertama biru berarti angka 6, warna kedua warna merah, berarti angka 2, warna ketiga warna merah berarti multiflier, perkalian dengan 10 pangkat 2. kalau diterjemahkan 62 x 102 62 x 100 6200. Berarti 1200 Ohm. dengan nilai toleransi sebesar 10 %. Akurasi dari Hambatan tersebut berarti 6200 x ( 10 : 100 ) 6200 x ( 1 : 10 ) 620. Nilai sebenarnya dari Hambatan tersebut adalah maximum 6200 + 620 = 6820 Ohm, sedangkan nilai minimumnya adalah 6200 – 620 = 5580 Ohm. Karakteristik dari bahan baku Hambatan tidak sama, walaupun pabrik sudah mengusahakan agar dapat menjadi standart tetapi apa daya prosesnya menjadi tidak standart. Untuk itulah pabrik menyantumkan nilai toleransi dari sebuah Hambatan agar para designer dapat memperkirakan seberapa besar faktor x yang harus mereka fikirkan agar menghasilkan yang mereka kehendaki.

Tabel 1. Nilai warna pada Hambatan

tabel1

Di dalam praktek para designer sering kali membutuhkan sebuah Hambatan dengan nilai tertentu. Akan tetapi nilai Hambatan tersebut tidak ada di toko penjual, bahkan pabrik sendiri tidak memproduksinya. Lalu bagaimana solusinya..?. untuk mendapatkan nilai Hambatan dengan resistansi yang unik atau tidak diproduksi, dapat dilakukan dua cara ; Pertama cara SERI, dan yang kedua cara PARALEL. Dengan cara demikian maka massalah designer diatas dapat terpecahkan. Bagaimana cara Serial dan bagaimana pula cara Paralel.

a. Rangkaian Seri

Rangkaian seri terdiri dari 2 atau lebih Hambatan yang disusun secara berurutan, Hambatan yang satu
berada di belakang Hambatan yang lain.

Hambatan yang disusun seri dapat dijadikan menjadi 1 Hambatan, yang disebut dengan hambatan pengganti. Bagaimana cara mentukan hambatan penggantinya? Perhatikan gambar 7 berikut.

rangkaian-seri

Gambar 7. rangkaian seri

Dari rangkaian pada gambar 7 dapat diperoleh hubungan yaitu :

Rp = R+ R+ Ratau  Rp = R+ R+ R+ … + Rn

Keterangan :

Rp = hambatan Pengganti (Ohm)
R1 = hambatan ke-1
R2 = hambatan ke-2
R3 = hambatan ke-3
Rn = hambatan ke-n

b. Rangkaian Pararel

pararel

Gambar 8. Rangkaian Pararel

Pada rangkaian pararel 2 atau lebih hambatan disusun secara bertingkat, seperti dapat dilihat pada gambar 8.

Seperti halnya rangkaian seri, rangkaian pararel dapat juga dijadikan menjadi 1 yang disebut hambatan pengganti yang besarnya.

r1

Keterangan :

Rp = hambatan Pengganti (Ohm)
R1 = hambatan ke-1
R2 = hambatan ke-2
R3 = hambatan ke-3
Rn = hambatan ke-n

Resistor Variable (VR)

Resistor-Variable

Gambar 9. Macam-Macam Resistor Variabel

Nilai resistansi resistor jenis ini dapat diatur dengan tangan, bila pengaturan dapat dilakukan setiap saat oleh operator (ada tombol pengatur) dinamakan potensiometer dan apabila pengaturan dilakukan dengan obeng dinamakan trimmer potensiometer (trimpot). Tahanan dalam potensiometer dapat dibuat dari bahan carbon dan ada juga dibuat dari gulungan kawat yang disebut potensiometer wirewound. Untuk digunakan pada voltage yang tinggi biasanya lebih disukai jenis wirewound.

Resistor Peka Suhu dan Resistor Peka Cahaya

Resistor-Peka-Terhadap-suhu

Nilai resistansi thermistor tergantung dari suhu. Ada dua jenis yaitu NTC (negative temperature coefficient) dan PTC (positive temperature coefficient). NTC resistansinya kecil bila panas dan makin dingin makin besar. Sebaliknya PTC resistensi kecil bila dingin dan membesar bila panas.

Ada lagi resistor jenis lain ialah LDR (Light Depending Resistor) yang nilai resistansinya tergantung pada sinar / cahaya.

Sumber : Moch. Choirul Anam.

Kata Kunci Pencarian :

  • resistor variabel
  • tabel hambatan resistor
  • tabel resistansi
  • tabel warna nilai hambatan resistor
Belum ada Komentar.

Tinggalkan Komentar

*
*
-

*